Blogger Medan ketemu MPR RI. Mau Demo ya ?

Suasana politik dalam negeri sepertinya kian memanas. Hal ini sejalan dengan semakin dekatnya kita dengan Pemilihan Umum, baik Pilpres 2019 maupun Pilkada. Masyarakat tentu memiliki pilihannya sendiri, namun sayangnya masih banyak dari kita yang belum dewasa menyikapi situasi tersebut. Pesta demokrasi yang harusnya menjadi ajang pemersatu bangsa seolah menjelma menjadi pemicu terpecah belahnya kita. Keadaan ini diperparah dengan maraknya hoax yang bertebaran di media-media online.

Untuk mengatasi agar konflik ini tidak semakin melebar, akhirnya MPR RI pun mengambil sikap. Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 20 April 2018 mereka mengundang para Netizen, Influencer, dan Penggiat Media Sosial yang ada di Indonesia untuk diskusi bersama. Medan pun dipilih sebagai kota pertama yang mendapat kunjungan tersebut dan menyusul kota-kota besar lainnya. Sebagai salah satu Komunitas Media Sosial yang aktif di kota Medan, Blogger Medan pun diundang untuk diskusi bersama ke acara tersebut. Jadi bukan mau demo ya. Hhhehe

Sore itu langit mulai mendung. Tadinya aku sedikit malas untuk hadir, tapi setelah aku pikir kembali, ini adalah kesempatan langka, kapan lagi rakyat biasa sepertiku bisa bertemu dan mengobrol langsung dengan para Wakil Rakyat tersebut. Akhinya aku pun berubah pikiran.

Baru beberapa menit keluar dari kos, tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya. Sepertinya aku harus mulai meninggalkan keyakinanku pada sebuah pepatah yang mengatakan kalau tak selamanya mendung itu hujan, pasalnya mendung lebih sering berakhir dengan turunnya hujan, layaknya sebuah harapan yang lebih sering berujung kekecewaan. Hhhehe

Setelah hampir setengah jam berteduh di sebuah warung, perlahan hujan mulai reda, Aku pun memacu sepeda  motorku kembali. Sekitar jam enam sore, sampailah aku di lokasi acara yang bertempat di SwissBell Hotel Medan. Usai memarkirkan motor, aku menuju lantai dua. Ternyata disana sudah banyak kawan-kawan yang berdatangan. Dan yang membuatku semakin kaget adalah mereka semua telah mengenakan sebuah seragam berwarna hitam, sementara aku datang dengan pakaian biasa. Awalnya aku berpikir kalau aku  salah kostum, tapi setelah melakukan registrasi akhirnya aku diberikan seragam yang sama dengan yang lain. Tau gitu mending dari kos tadi pake kaos biasa aja, ga usah setelan rapi pakai kemeja segala ya kan. Hhhehe

IMG_5448

Waktu Maghrib pun tiba, Aku dengan kawan-kawan Blogger Medan menuju Mushola untuk melaksanakan Sholat Maghrib. Awalnya aku mengira pihak manajemen SwissBell Hotel hanya menyisakan sebuah ruangan kecil untuk dijadikan Mushola. Tapi nyatanya Mushola disini cukup luas dan nyaman.

Sehabis Sholat, kami kembali ke ruangan acara  yang bertempat di Diamond Ballroom untuk makan malam bersama. Sebagai seorang anak kos yang jauh dari orangtua, momen gratisan seperti ini tentu menjadi kesenangan tersendiri. Apalagi waktu itu sudah memasuki akhir bulan, kan lumayan buat menghemat pengeluaran. Hhhehe

IMG_5465

Sekitar pukul 18.30 WIB acara pun dimulai oleh moderator yang diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bersama seluruh hadirin. Selepas itu moderator mempersilahkan Bang Wahyu Blahe untuk memberikan kata sambutan, beliau merupakan sesepuh dari Komunitas Blogger Medan ini. Kemudian dilanjutkan oleh kata sambutan dari pihak MPR RI yang diwakilkan oleh Ibu Siti Fauziah selaku Kepala Biro Humas Sekjen MPR dan Pak Andrianto Majid selaku Kepala Bagian Pusat Data dan Informasi. Tadinya sih ekspektasiku yang hadir itu adalah Pak Zulkifli Hasan atau Pak Hidayat Nur Wahid. Kapan lagi bisa bertatap muka langsung dengan Ketua MPR RI atau Mantan Ketua MPR RI. Hhhehe

IMG_5421

Kata- kata sambutan pun selesai, masuklah kami ke intisari dari acara tersebut. Ibu Fauziah dan Pak Andrianto pun memaparkan tujuan mereka mengadakan kegiatan diskusi bersama para Netizen dan Influencer yang ada di Indonesia. Tidak lain dan tidak bukan adalah mereka menghimbau agar masyarakat Indonesia khususnya para warganet agar lebih bijak menggunakan media sosial yang ada, tidak menyebarkan isu-isu yang masih diragukan keabsahannya, dan tidak menerima mentah-mentah segala informasi yang beredar di internet  yang bisa saja itu adalah berita bohong alias hoax. Jangan  mau diadu domba oleh oknum-oknum yang menjadikan media sosial sebagai alat untuk memecah belah kita.

IMG_5466
Ibu Fauziah dan Pak Andrianto.

Kemudian selain daripada itu, MPR juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali kepada 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar inilah yang telah menyatukan Bangsa Indonesia yang memiliki keberagamanan Suku, Budaya, dan Agama. Sistem demokrasi yang dianut oleh negara ini memperbolehkan rakyatnya untuk bebas mengemukakan pendapat dan memiliki hak yang sama untuk memilih siapapun yang menurutnya pantas untuk memimpin negara ini dan membawanya ke arah yang lebih baik. Namun sebagai bentuk kedewasaan berpolitik harusnya  masyarakat tidak boleh menghakimi apalagi menjelekkan siapapun  yang memiliki opini dan pilihan yang berseberangan dengannya. Tidak lupa MPR RI  juga mengingatkan bahwa mereka akan terus memberikan perannya untuk menjaga keutuhan NKRI dari segala upaya-upaya yang dapat merusak 4 pilar tersebut.

Obrolan pun semakin seru ketika moderator memberikan kesempatan kepada para hadirin yang ingin memberikan tanggapan. Ada yang mengemukakan segala harapannya kepada MPR RI, ada juga yang menanyakan polemik-polemik yang berkembang pesat di kalangan masyarakat. Ibu Fauziah dan Pak Andrianto pun begitu bersemangat menanggapi semua pertanyaan yang ditujukan kepada mereka. Dan khusus untuk Pak Andrianto, sosok yang sekilas mirip dengan penyanyi solo Sammy Simorangkir ini paling lugas dan santai memberikan tanggapannya. Hhmm kira-kira suara Pak Andrianto juga sebagus Sammy Simorangkir ga ya ??? Hhhehe

Dua jam berlalu, tak terasa jarum jam telah berada di angka 09.30 malam. Acara pun ditutup dengan foto bersama. Setelah agenda gathering usai, sesama blogger pun tidak langsung pulang, kami masih betah mengobrol seru seputar perkembangan dunia digital dan lain sebagainya. Asyik mengobrol kami pun sampai lupa kalau kami masih berada di hotel, tadinya sih pengen nginap disana. Tapi berhubung tarifnya kurang bersahabat dengan kantong, akhirnya kami memilih pulang saja. Hhhehe

IMG_5439

Menuju lift hotel aku pun baru teringat kalau sepertinya aku salah memarkirkan sepeda motor. Karena terlalu buru-buru, ternyata motor  kutinggalkan di area khusus parkir driver online. Sialnya, entah kenapa aku lupa tadi jalannya lewat mana. Syukurlah ada seorang teman baik bernama Yoga yang bersedia menemaniku berkeliling mencari lokasi motorku berada. Terimakasih Bre Yoga. Hhhhe

Perbedaan pendapat harusnya tidak menjadikan kita saling sikat, demokrasi bukanlah panggung untuk saling mencaci maki. Jangan menyinggung soal SARA, hargai setiap pilihan yang berbeda, dan hormati setiap prinsip dan  keyakinan pemeluk agama yang ada.

IMG_5464
Komunitas Blogger Medan

IMG_5437

Nah bagaimana dengan kamu ? Siap berada di barisan pemersatu bangsa atau justru memilih menjadi oknum pemecah belah bangsa ?

 Nb : Semua foto hasil jepretan kawan-kawan Blogger Medan


10 respons untuk ‘Blogger Medan ketemu MPR RI. Mau Demo ya ?

  1. Wah… Janganlah pula karena hujan, Abang meninggalkan keyakinan. Ekstrim kali. Kalau hujan saja bisa membuat Abang meninggalkan keyakinan, apa lagi karena kakak itu ya kan… 😅. Dan lagi hujan itu berkah kok, bisa dipastikan info ini bukan hoaks😁

    Suka

    1. Ahhahahaha.. maksudnya meninggalkan keyakinan pada pepatahnya itu lho kak..

      Hujan itu bisa berkah tergantung siapa yang mengalaminya kak.. kalo sama penjual es krim manalah pulak berkah sama dia hujan itu kak.. 😁

      Makasih udah berkunjung ke blog yang ga seberapa ini kak.. 😁

      Suka

  2. Kalau Bonadapa ya pasti pro ke pemersatu bangsa dong. Sesuai jargonnya : spread positivity, jadi cuma mau bahas hal-hal positif yang bermanfaat bagi pembacanya *ahzek *kibas poni

    Menurutku sosialisasi semacam ini emang penting banget ya, supaya penggiat internet seperti kita ini bisa ‘menahan diri’ untuk tidak terpancing oleh hoax, dan topik-topik sensitif yang memicu perdebatan (apalagi keributan).

    Cuma kalau Pak/Bu MPR ke Palembang aku juga mau ngomong : mbok ya jangan rakyatnya saja yang menahan diri, tapi wakil rakyatnya juga. Soale ada beberapa oknum MPR DPR yang kalo bikin statemen suka bikin heboh, lhaa itu gimana yak 😀

    Suka

    1. Iya mbak.. apapun ceritanya.. Indonesia harus tetap bersatu.. 😁

      Waduh kalo itu aku kurang tau mbak.. maunya kemaren pas jumpa aku tanya langsung ya.. cuma ga kepikiran.. 😂

      Suka

  3. Baru nyadar ternyata diunggah juga foto yang berempat itu😂. Awalnya aku belum paham soal landasan 4P itu, pas dibaca-baca lagi baru mengerti. Mungkin efek acara malam jadi konsentrasi agak payah😁. Overall acaranya menarik!

    Suka

      1. Isinya sersan alias serius tapi santai, kok😁. Makin bagus juga nulisnya sekarang. Ini efek rajin ngeblog, ya. Aku malah lagi agak stuck nulis😂

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.