Nasi Goreng Cobra, Warung Sederhana Namun Kaya Rasa

Nasi goreng adalah masakan favorit masyarakat Indonesia. Tua maupun muda sangat menggemari kuliner yang satu ini. Tidak heran jika warung-warung nasi goreng banyak bertebaran di pinggir jalan. Mulai dari dari warung sederhana bahkan sampai restoran mewah sekalipun, tidak ketinggalan menaruh makanan yang telah dinobatkan menjadi The Best Food in CNN’s World’s 50 Best Foods tahun 2018 ini ke dalam daftar menunya.

Travelingyuk selaku Media Traveling Indonesia pun memberikan kesempatan kepada para pecinta nasi goreng yang ada di berbagai kota untuk mengenalkan potensi kulinernya masing-masing. Sebagai seorang penggila nasi goreng, aku tentu sangat senang dan tidak mau ketinggalan mengulas makanan kesukaanku ini.

Sebagai salah satu kota Metropolitan, Medan pun memiliki banyak warung nasi goreng yang enak dan terkenal dengan ciri khasnya tersendiri. Tapi kali ini aku akan menulis nasi goreng yang belum begitu terkenal, namun begitu nikmat dan kaya rasa, yaitu Warung Cobra.

IMG_3022

IMG_3026

Menurutku tidak banyak warga Medan yang mengetahui Warung Cobra ini. Selain karena minim promosi juga karena lokasinya yang memang tidak berada di jalan utama, harus memasuki sebuah jalan kecil lagi. Meski begitu warung sederhana ini tidak pernah sepi, pembeli selalu datang silih berganti, baik yang makan di tempat maupun untuk dibawa pulang. Warung  yang beralamat di Jalan Garuda No 61 ini pun selalu menjadi pilihan utamaku kalau sedang ngidam nasi goreng. Selain karena rasanya yang memang enak kebetulan Warung Cobra ini letaknya tidak jauh dari kos aku. Jadi lumayan irit bensin lah. 😀

IMG_3016

IMG_3007

 

Warung Cobra memang kedengarannya seram, aku juga merasakan hal yang sama waktu diajak pertama kali dulu. Tapi tenang saja nasi goreng disini tidak mengandung daging cobra sama sekali. Nama “cobra” sendiri diambil dari nama panggilan pemilik warung ini diantara rekan-rekan di tempat kerjanya dulu hingga terbawa sampai sekarang. Jadi kawan-kawan tidak perlu takut untuk mencicipinya, karena nasi gorengnya halal kok. Tinggal adek itu aja yang belum dihalalin. 😀

Warung Cobra ini dikelola oleh sepasang suami istri. Yang bertugas memasak adalah Si Bapak dan yang melayani tamu adalah Si Ibu dan sesekali dibantu oleh anak perempuannya. Sepintas mereka memang terlihat seperti warga Tionghoa, padahal keduanya adalah orang jawa tulen. Aku juga dulu sempat tertipu dengan mata mereka yang sipit. Yah terkadang wajah memang bisa menipu kawan. 😀

IMG_3003

Walaupun tempatnya terlihat biasa, rasa nasi goreng di Warung Cobra ini tidak kalah dari restoran-restoran mewah yang ada di Medan. Harganya juga cukup ramah di kantong hanya Rp.13.000/porsi. Salah satu yang membuatnya berbeda adalah di samping nasinya yang terasa nikmat dan lembut di mulut, terdapat taburan tempe orek dan potongan ayam masak bali yang tebal dan kaya bumbu  yang jarang dijumpai di warung – warung sederhana yang sejenis. Pembeli juga leluasa memilih telurnya sesuai selera, entah mau yang dadar atau yang mata sapi. Selain itu pembeli juga bebas menentukan level kepedasan nasi gorengnya, mulai dari yang ringan, sedang, sampai yang berat. Aku pernah mencoba level yang paling pedas, tapi tidak begitu terasa di lidahku. Sebagai orang Batak yang terbiasa dengan masakan pedas, mungkin sepedas-pedasnya masakan jawa masih ada terasa manisnya. 😀

IMG_2995

IMG_3019

Bagiku Warung Cobra ini bukan sekedar warung nasi goreng biasa. Warung yang sudah berusia 5 tahun ini menyimpan banyak kenangan bersama kawan-kawan kuliah dulu. Kami sering menghabiskan malam di warung yang sudah buka dari jam 7 malam hingga jam 2 pagi ini. Mulai dari keluh kesah tugas-tugas kampus, urusan wanita, sampai cerita tentang mimpi yang ingin kami raih ke depannya. Bahkan dulu aku juga sempat membawa  gebetan ku makan disini, mungkin karena hanya warung sederhana, Alhamdulillah hubungan kami pun tidak berlanjut dan cuma jadi teman biasa. 😀

Kini hanya aku sendiri yang masih rajin menyambangi Warung Cobra ini. Kawan-kawan yang dulu bersamaku sudah meninggalkan kota Medan ini. Mereka sudah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing dan beberapa juga sudah membina sebuah keluarga kecil. Aku pun berharap suatu saat nanti bisa berkumpul bersama lagi dengan mereka dan merajut kenangan-kenangan masa muda itu kembali.

Rasa sebuah persahabatan itu tidak akan pernah mati.


17 respons untuk ‘Nasi Goreng Cobra, Warung Sederhana Namun Kaya Rasa

  1. Baru kali ini lihat nasi goreng ada, oprek tempenya. selama ini nasi goreng berteman dengan terlur dan krupuk. paling paling mixed dengan ayam, udang dan sosis.

    kalau kesini maishningat gebetan ??? hehehe

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.