Gagal Move on dari Tahura Fest 2018

Pernah tidak kalian merasa badan kalian berada di satu tempat, tapi pikiran dan jiwa kalian berada di tempat lain ? Pernah tidak kalian merasa berat untuk mengawali hari karena ada kenangan yang tersisa dari hari kemarin ? Kalo pernah berarti kita sama… 😀

Sebentar dulu, ini sama sekali bukan curhat tentang mantan ataupun gebetan ya. Tapi ini tentang sebuah project event yang baru saja aku dan teman-teman adakan beberapa hari lalu, yaitu Tahura Fest 2018. Jadi tak selamanya kata move on itu selalu berkaitan dengan urusan percintaan ya kawan-kawan… 😀

D75_8469

 

IDE YANG MUNCUL TIBA-TIBA

Bisa dikatakan ide untuk mengadakan event  Tahura Fest 2018 muncul dari obrolan santai di sebuah warung kopi. Waktu itu kami sedang asyik membicarakan Dieng Culture Festival dan Beautiful Malino yang ada di Sulawesi Selatan, dua buah event tahunan yang selalu banjir pengunjung. Kedua event luar biasa ini juga memiliki kesamaan, yaitu sama-sama bertema alam  dan sama-sama bertujuan untuk mengangkat potensi wisata daerahnya masing-masing.

cf405c62-982d-4693-a6ef-3bf224210578

Sebagai anak muda Sumatera Utara kami pun merasa tertantang untuk mengadakan event berkelas seperti Dieng Culture Festival dan Beautiful Malino disini. Provinsi Sumatera Utara kita ini  memiliki alam yang luar biasa dan budaya yang melimpah ruah, harusnya bisa bersaing dengan daerah lain. Potensi wisata Sumatera Utara harus diperkenalkan ke luar.

Setelah berdiskusi panjang, terpilihlah kawasan Tahura Bukit Barisan sebagai venue acara yang akan kami selenggarakan, tujuannya adalah untuk mengangkat kembali potensi wisata Tahura yang mulai terabaikan dan juga untuk menarik minat wisatawan luar Sumatera untuk datang berkunjung kesini. Jangan cuma kita aja yang main-main kesana, kita harus bisa bikin orang itu juga main-main kesini… D

SEMPAT PESIMIS

Api semangat kami yang tadinya begitu membara sempat juga meredup, bayangkan saja 2 minggu sebelum hari H tiket yang terjual masih berada di angka 100, sementara target kami adalah 1000 peserta, padahal harga tiket cukup murah cuma Rp. 39.000 saja. Beberapa kawan pun sempat pesimis dengan situasi ini, bahkan menganjurkan untuk membatalkan Tahura Fest 2018 ini. Tapi aku dan beberapa kawan lain tidak patah arang, kami terus terus menyuntikkan semangat kepada kawan-kawan yang mulai berkecil hati. Karena tekad kami sudah bulat, apapun ceritanya event Tahura Fest 2018 harus tetap berjalan walaupun pesertanya hanya sedikit.

c0834b41-9814-4452-993f-91a585d8b115

Alhamdulillah menjelang hari H, animo masyarakat semakin tinggi, pembelian tiket pun berkembang dengan begitu signifikan. Kerja keras takkan pernah berbohong.

CUACA SEMPAT MENDUNG

Sabtu pagi itu semua masih sibuk dengan job desk nya masing-masing. Mulai dari dekorasi panggung, membersihkan area, memasang stand booth, mengatur lighting, dan lain-lain. Seluruh panitia pun seolah berburu dengan waktu, pasalnya acara akan dimulai pukul 3 sore hari itu. Al hasil kami pun jadi lupa sarapan, lupa makan siang, lupa mandi, bahkan sampai lupa diri… 😀

IMG_6854

D75_8407

IMG_6853

Alhamdulillah semua persiapan telah selesai di menit-menit terakhir, seluruh panitia pun berkumpul untuk briefing dan doa bersama. Di sela-sela briefing cuaca di Berastagi yang tadinya cerah mendadak jadi mendung, rintik-rintik hujan mulai turun, kami pun mulai resah, kalau lah hujan turun dengan deras, maka semua perjuangan kami terasa sia-sia. Di tengah kecemasan yang semakin memuncak aku dan kawan-kawan tak henti mengucapkan doa, alhamdulillah Tuhan pun menjawab doa kami, perlahan rintik-rintik hujan mulai reda. Tak lama berselang, peserta pun mulai berdatangan meski denan pakaian yang sedikit basah karena baru saja menerjang hujan, ada yang datang bersama pasangannya, bersama temannya, bahkan ada yang membawa istri dan anaknya. Aku jadi terharu melihat antusiasme mereka mengikuti Tahura Fest 2018 ini.

 

PENGISI ACARA YANG LUAR BIASA

Event Tahura Fest 2018 ini juga dimeriahkan oleh para pengisi acara yang keren punya. Karena bertema lingkungan, maka untuk talkshow interaktifnya kami mengundang narasumber-narasumber yang memiliki track record di bidang lingkungan. Seperti Pak Ramlan Barus selaku Kepala UPT Tahura yang menyampaikan apa itu Tahura, fungsi serta batas-batas wilayahnya. Selain itu ada juga Bang Taufik yang merupakan pendiri dari FKPL ( Forum Komunikasi Peduli Lingkungan ) yang membeberkan makna dari konservasi, kemudian Tahura Fest 2018 ini juga menghadirkan Bang Indra yang menjabat Deputi Direktur Bidang Program OIC ( Orangutan Information Centre ), beliau mengupas tuntas tentang Undang-Undang perlindungan satwa dan informasi terkait hewan yang boleh atau tidak boleh dipelihara oleh manusia. Selain membahas tentang lingkungan, event tahunan yang baru pertama kali diadakan ini juga memberikan materi seputar perlengkapan outdoor yang dibawakan oleh Bang Qebol yang juga owner dari Siantar Outdoor Shop.

D75_8785
Bang Indra ( Deputi Bidang Program OIC )
D75_8971
Bang Taufik ( Founder FKPL )
D75_9177
Qebol ( Owner Siantar Outdoor Shop )

Bukan hanya berisi konten edukasi saja, Tahura Fest 2018 ini juga memberikan hiburan kepada peserta dengan band-band lokal yang begitu luar biasa seperti Kenduri Kopi dan Bembi & friends, yang tidak kalah menghibur penampilan stand up comedy dari Ali Untung juga menambah suasana menjadi semakin meriah malam itu.

D75_8892
Penampilan Bembi & friends

D75_8935

D75_8755
Bang Dedek Kenduri Kopi
D75_9026
Kenduri Kopi
D75_8993
Ali Untung
D75_8999
Penampilan Stand Up Comedy dari Ali Untung

BANJIR HADIAH

Salah satu yang menarik dari Event Tahura Fest ini adalah banyaknya hadiah menarik yang akan dibawa pulang oleh para peserta. Total hadiah sebesar Rp 8 juta dalam bentuk perlengkapan outdoor dan marchandise siap dibagikan kepada peserta melalui lucky draw, photo challenge, quiz dan perlombaan. Dengan grand prize nya adalah sebuah tas carriel berukuran 60 liter yang tentu menjadi magnet luar biasa bagi para peserta yang mayoritas adalah dari kalangan penggiat alam.

D75_8821

D75_9531

D75_9468

D75_9561
Grand Prize 1 buah Carriel 60 L

Tapi ada satu momen yang mencuri perhatianku, yaitu saat challenge mengangkut  sampah yang berserakan di sekitar area Tahura Fest 2018. Dari 486 peserta yang hadir di event ini, hanya sekitar 10 orang saja yang berpartisipasi dalam challenge tersebut, diantaranya ada satu orang anak kecil yang mungkin berusia sekitar 10 tahun. Sontak rasa haru dan salut pun menyesak di dada, bahkan Moloc selaku ketua panitia pun tak kuasa menahan airmatanya. Anak sekecil itu sudah memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan, sementara kita yang sudah dewasa dan memiliki sederet gelar dan jabatan tinggi ini, hal kecil seperti buang sampah pada tempatnya saja masih susah, nanti kalau sudah banjir  justru yang disalahkan malah pemerintah. Kan lucu…

D75_9484

D75_9502

Tanpa pikir panjang pemenang challenge angkut sampah ini pun diberikan kepada anak kecil tersebut. Jangan berhenti untuk menunjukkan rasa kepedulianmu terhadap bumi yang sedang sakit ini dek…

LELAH YANG TERBAYARKAN

Bayangkan saat kita berjalan di sebuah gurun pasir dengan mataharinya yang terik, tiba-tiba ditengah rasa lelah itu kita menemukan sebuah oasis dengan airnya yang jernih, lalu kita pun meminum untuk menghilangkan rasa dahaga.

D75_9089

D75_9063

D75_8587

D75_9408

D75_9410

D75_9383

D75_9405

D75_9431

Seperti itulah yang kami rasakan sebagai panitia Tahura Fest 2018 ini, kerja keras selama berbulan-bulan terbayar lunas saat kami melihat antusiasme peserta mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari sabtu sore sampai minggu paginya. Acara musiknya sangat pecah, peserta ikut bernyanyi dan bergoyang bersama, bahkan peserta juga begitu bersemangat saat memperhatikan talkshow interaktifnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya mereka yang mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Selain itu dengan adanya acara Tahura Fest 2018 ini orang-orang yang tadinya tidak tahu Tahura menjadi tahu.

D75_9126

Terimakasih kawan-kawan atas kerja kerasnya, terimakasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan berupa moril dan materil untuk kesuksesan acara ini. Dan tidak lupa kami ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh peserta yang begitu bersemangat di Tahura Fest 2018 ini. Semangat kalian adalah energi bagi kami.

D75_8597

D75_8508 copy

Salam Lestari.

Sampai Jumpa di Tahura Fest 2019 kawan-kawan…


6 respons untuk ‘Gagal Move on dari Tahura Fest 2018

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.