Sebuah Mimpi Untuk Keliling Indonesia

Siang itu cukup cerah, tapi tidak secerah pikiran orang-orang yang mendekam di salah satu ruangan hotel di bilangan kota Medan. Alam bawah sadar mereka sedang digiring mengikuti instruksi oleh seseorang yang berdiri diatas panggung. Seorang pria dengan setelan kemeja yang rapi tengah memberikan sugesti kepada puluhan orang yang terduduk manis di kursinya masing-masing, salah satu yang duduk manis itu adalah aku. Yah lagi duduk aja aku manis apalagi berdiri ya kan. Hhhaha

   “ Pikirkan 3 buah mimpi dan anggap seolah kalian sedang menikmati mimpi kalian tersebut !” jelas pria berbadan tambun yang ternyata adalah seorang Master Hypnotherapy.

Sekonyong-konyong seluruh hadirin yang ada di ruangan itu pun mengikuti perkataan pria berbadan tambun itu. Saat itu tengah diselenggarakan Pelatihan Hypnotherapy, dan namaku kebetulan masuk ke dalam struktur kepanitiaan. Karena didorong oleh rasa penasaran seperti apa sensasi hypnosis itu, aku pun bergabung dengan peserta pelatihan dan merelakan alam bawah sadarku dimasuki oleh laki-laki itu. Beruntung yang dimasukinya cuma alam bawah sadarku, coba kalo yang dimasukinya bagian tubuh lain. Bisa gawat ya kan… Hhhaha

Dari sinilah mimpi untuk keliling Indonesia itu dimulai !

Kami diajak menyelami alam bawah sadar dengan memikirkan mimpi masing-masing. Salah satu yang terlintas di benakku adalah mengelilingi Indonesia. Entah apa yang merasukiku saat itu hingga aku memimpikan hal yang tidak mudah diraih seperti itu. Menjelajah Indonesia tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, fakta ini sangat kontras dengan keadaan ekonomiku yang saat itu pas-pasan. Masa iya harus minta orangtua. Pasti malu lah…

Namun dengan penuh percaya diri, pak Ely selaku narasumber pelatihan hypnoterapy itu tetap meyakinkan kami agar terus memenuhi mimpi-mimpi kami itu ke alam bawah sadar. Ia beralasan jika kita sudah menetapkan mimpi kita, niscaya alam bawah sadar kita akan membuka jalan dan menuntun kita menggapai mimpi tersebut. Sepertinya aku tidak terlalu percaya juga sih, pasalnya sudah lama aku memasukkan Pevita Pearce ke alam bawah sadarku, tapi sampai sekarang aku belum juga berhasil mempersuntingnya. Hhhaha.

 

MIMPI ITU BERKOBAR KEMBALI

Tahun berganti tahun. Aku semakin sibuk dengan rutinitas pekerjaan sembari menekuni hobi bertualang kesana-kemari. Mimpi untuk keliling Indonesia itu pun semakin meredup dan tak pernah lagi terlintas di benakku. Sebab yang ada di benakku saat itu cuma kamu, iya kamu yang lagi baca ini sambil senyum-senyum. Hhhaha

Hingga tibalah di suatu siang yang cukup menyengat. Aku sedang duduk termenung diatas sebuah batu diantara padang rumput, angin sepoi-sepoi tak hentinya membelai wajah tampanku yang mulai menghitam dihantam panas matahari Puncak Sikunir Dieng. Saat itu aku sedang menikmati cuti tahunan dari Rumah Sakit tempatku bekerja. Jatah cuti yang cuma 7 hari itu pun aku manfaatkan untuk mengunjungi tiga tempat sekaligus, yakni Ibukota Jakarta hanya satu hari saja, Menikmati Negeri diatas awan Dieng selama 4 hari, dan merasakan keramahan Yogyakarta yang cuma 2 hari. Tentu saja jatah segitu tidak cukup untuk menjelajahi seluruh objek wisata yang ada.

Seketika ada hawa berbeda yang menjalar di tubuhku. Perlahan mengalir ke otakku dan mulai menguasai pikiranku. Aku merasakan ada bisikan aneh di telingaku :

  “ Petualangan seperti inikah yang kau inginkan ? ”

  “ Hidup seperti inikah yang kau harapkan ? “

  “ Kau harusnya bisa terbang bebas tanpa halangan kemana pun kau mau “

Bisikan-bisikan itu akhirnya terus menghantui sisa perjalananku. Bahkan saat aku berada di Bandara Adisucipto Yogyakarta untuk segera kembali ke Medan, bisikan itu muncul lagi. Yang jadi pertanyaan, apakah itu bisikan hati atau bisikan setan. Entahlah..

Tak lama kemudian pesawat pun bertolak ke Medan dan sudah mengangkasa di udara. Dari balik jendela pesawat aku melihat semuanya begitu kecil, lampu kerlap kerlip dengan indahnya. Tiba-tiba hasrat untuk keliling Indonesia itu kembali terlintas di benakku.

Bukankah dulu aku pernah bermimpi untuk menjelajah negeri sejuta pesona ini. Mungkin memang sekaranglah saat yang tepat untuk mewujudkannya. Usiaku masih muda, masih sanggup untuk melangkahkan kaki sejauh-jauhnya dan mendaki gunung setinggi-tingginya. Semesta sudah memberikan pertanda. Sontak mimpi untuk mengelilingi Indonesia seolah bangkit dari kuburnya, semangat bertualangku kembali berkobar, bahkan semakin menggelora dan menyala-nyala dari biasanya.

Petualangan sebenarnya akan segera dimulai !

 

KEPUTUSAN UNTUK RESIGN

Untuk melakukan perjalanan mengelilingi Indonesia tentu memakan waktu yang tidak sebentar, bisa berbulan-bulan lamanya atau mungkin tahunan. Oleh karena itu tampaknya aku pun harus rela resign dari pekerjaanku sebagai seorang perawat di Rumah Sakit. Sebuah keputusan yang terlalu berani dan sangat beresiko, tapi itulah konsekuensi yang harus aku ambil agar mimpiku menjelajah bumi pertiwi bisa terwujud. Banyak yang mempertanyakan dan menyayangkan kenekatanku ini, baik teman-teman maupun orangtuaku sendiri. Aku sangat paham dengan keraguan mereka, saat orang-orang di luar sana masih banyak jadi pengangguran, justru aku dengan bodohnya melepas pekerjaan yang mungkin orang-orang ingin dapatkan. Bahkan Bapakku sudah berulangkali menyarankan agar mempertimbangkan kembali langkah yang telah aku ambil ini. Tapi keputuanku sudah bulat, aku harus segera mengangkat ransel dan mencari pengalaman ke seluruh penjuru negeri.

Jadi habis keliling Indonesia mau kerja apa kau ?

Adalah pertanyaan yang sering dilontarkan saat aku mengutarakan keinginanku untuk menjelajah nusantara. Aku pun tidaklah keluar begitu saja tanpa memikirkan kehidupanku selanjutnya seperti apa. Usai perjalanan ini sudah punya rencana untuk menulis buku tentang petualanganku, mengembangkan blog ini menjadi lebih baik lagi, mungkin mencoba membuka usaha travel, atau mungkin kembali ke profesi lamaku sebagai perawat. Entahlah… Aku menyerahkan seluruhnya kepada Allah, Dialah zat yang Maha mengetahui dan memahami yang terbaik untuk hambanya.

Memang tidak ada jaminan buku yang aku tulis nanti akan laris dan diterima di pasaran, blog ini akan semakin ramai pengunjung, dan usaha travel yang kurintis nanti akan sukses, bahkan bisa saja kehidupanku akan jauh lebih buruk dari sebelumnya. Tapi aku ingat pepatah lama yang mengatakan bahwa dunia ini adalah milik orang-orang yang berani. Ya saat ini aku sedang menguji sejauh mana keberanianku mengambil resiko meninggalkan pekerjaan dan memulai petualangan mengelilingi Indonesia seorang diri. Bukankah kesuksesan itu perlu perjuangan dan perjuangan itu butuh yang namanya pengorbanan.

 

BICARA SOAL MODAL

Petualangan panjang ini jelas membutuhkan modal yang tidak sedikit. Maka dari itu berbulan-bulan sebelumnya aku sudah melaksanakan penghematan besar-besaran. Aku mulai mengurangi intensitas nongkrong bersama kawan-kawan, menahan keinginan untuk membeli barang-barang yang dapat mengoyak isi kantong, aku juga lebih sering memasak sendiri makananku di kos, nasi dengan lauk telur dadar, telur rebus serta tempe atau tahu goreng lebih sering menjadi obat kelaparanku beberapa bulan terakhir. Bosan pasti, enek jangan ditanya lagi. Seperti yang aku katakan sebelumya, perjuangan dan pengorbanan. Hhehe

Alhamdulillah, akhir-akhir ini banyak rezeki yang tak disangka yang datang menghampiri. Mulai dari penulisan konten berbayar sampai pasien yang ingin home care di rumah. Seolah semesta telah merestui langkah nekatku ini.

Akhirnya modal yang aku perlukan terkumpul juga. Tidak banyak memang, tapi aku rasa cukup untuk bertualang dengan konsep backpacker. Apalagi perjalanan ribuan langkah ini akan kuawali di bulan Juli ini, jadi aku masih memperoleh jatah THR dari Rumah Sakit. Lumayanlah buat nambah-nambah amunisi ya kan… Hhehehe

                                                                        ▬▬

Aku jadi semakin tidak sabar untuk segera memangkul ranselku. Menyusuri jalanan. Mengunjungi objek wisata yang ada. Mencoba kulinernya. Menikmati secangkir kopi di bibir pantai kala senja. Menghirup udara segar khas pegunungan. Memotret kehidupan yang ada. Merasakan denyut nadi masyarakat disana. Serta bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru. Ahhh membayangkannya saja membuatku semakin bergairah… Hhhehe

Jika ada diantara kawan-kawan pembaca yang ingin bertualang bersama atau berkenan memberikanku tumpangan di rumahnya, boleh menghubungiku di :

Email           : hadykurniawan20@gmail.com

Instagram   : https://instagram.com/bang_harlen

Kawan-kawan tenang saja, aku udah jinak kok, jadi ga menggigit lagi, tapi kalo mencakar mungkin masih mau sesekali. Becanda… Hhhahaha

 

Salam petualang

Sampai jumpa di perjalanan.

 

 


9 respons untuk ‘Sebuah Mimpi Untuk Keliling Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.